Asma merupakan gangguan pada sistem pernafasan yang diakibatkan oleh karena alergi. Kondisi ini menyebabkan peningkatan kepekaan oleh rangsangan. Banyak faktor yang menyebabkan (faktor pemicu) dari kondisi ini antara lain karena kelelahan, perubahan lingkungan (perubahan cuaca, kelembaban, asap, dll), infeksi saluran pernafasan seperti influenza, reaksi alergi, dll.
Gejala asma : seseorang yang terkena atau mempunyai bakat asma, jika terpapar faktor pemicu akan mempunyai gejala dari yang ringan sampai berat. Sering timbul pilek/bersin, sesak nafas, nafas berbunyi (dijumpai penimbunan mukosa), berkeringat dan denyut nadi meningkat. Keluhan ini sering terjadi pada malam hari menjelang pagi, kemudian terasa enak sekitar jam 9 pagi.
Komplikasi : Penyempitan saluran nafas yang terjadi sangat berbahaya. Hal ini terjadi karena penimbunan dahak. Dahak yang ada di saluran nafas sangat pekat dan susah untuk dikeluarkan.
Penatalaksanaan Fisioterapi :
1. Anamnesa :
Lakukan pemeriksaan dengan teliti, untuk mengetahui lokasi sputum, fase asma (akut/kronis), faktor resiko, dll.
2. Terapi
a. Inhalasi Terapi : tentukan jenis obat yang akan dipakai. Obat yang biasa digunaka adalah obat pelega pernafasan, pengencer dahak. Beberapa dokter juga merekomendasikan untuk diberikan obat anti-inflamasi. Yang perlu mendapat perhatian bagi seorang fisioterapi adalah tehnik pelaksanaan inhalasi. Termasuk dalam hal ini adalah jenis alat yang digunakan.
b. Diathermy (pemanasan). Pada pasien dengan kondisi asma, biasanya dijumpai sesak nafas. Hal ini mengakibatkan otot bantu pernafasan bekerja secara maximal. Pemanasan digunakan untuk memberikan efek relaksasi pada sistem skeletal, terutama daerah thrunk. Jenis diathermy yang digunakan adalah MWD atau IRR.
c. Massage. Massage sebenarnya merupakan terapi alternatif pada kondisi asma. Tujuan diberikannya massage ini lebih ke arah relaksasi otot bantu pernafasan.
d. Chest Fisioterapi. Pemberian chest fisioterapi harus memperhatikan tipe dari asma. Usia pasien dan posisi/letak sputum menentukan jenis chest terapi.
e. Edukasi. Edukasi di sini meliputi hal yang harus dihindari oleh pasien.
by : Alex

Tidak ada komentar:
Posting Komentar